TOKYO – Nissan terpaksa mengambil kebijakan untuk memindahkan produksi crossover Murano dari Jepang ke Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah Yen yang terus menguat.
Seperti dikabarkan harian Jepang Nikkan Kogyo, pemindahan ini akan mulai dilakukan pada 2014 mendatang. Pada tahun itulah generasi terbaru dari Nissan Murano sudah akan diluncurkan.
Produksi Murano sendiri di AS akan dilakukan di pabrik perakitan Nissan Smyrna, Tennessee. Tahun lalu Nissan memproduksi 85 ribu Murano di Jepang, Rusia dan China. Tapi, 90 persen memang dirakit di pabrik Nissan Kyushu di baray daya Jepang.
Nantinya, 70 persen dari hasil produksi Nissan di Jepang akan dipindahkan ke AS, guna mengantisipasi penguatan Yen.
Dengan memindahkan produksi Murano ke AS, Nissan akan mendapatkan keuntungan dengan tidak terkena imbas dari nilai tukar. Langkah ini diambil juga karena pabrik Smyrna sudah membangun dua model Nissan dari platform yang sama, yakni sedan Altima dan Maxima.
Juru bicara Nissan Chris Keefe masih menolak untuk mengomentari masalah ini. Nissan hanya telah mengumumkan bahwa akan memindahkan produksi dari crossover ringkas tersebut dari Jepang ke pabrik Smyrna di AS.
Nissan dilaporkan telah menjual 35.637 unit crossover Murano di AS dari Januari hingga Agustus 2012. Angka itu mencerminkan kenaikan sebesar 4,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
(zwr)