JAKARTA - Mobil listrik yang sedang dicanangkan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dijadwalkan akan dilansir pada Senin, 6 Agustus 2012 mendatang. Mengingat harga mobil listrik tersebut yang cukup mahal, yakni sebesa Rp1,5 miliar, Dahlan akan membelinya satu unit terlebih dahulu.
"Harganya Rp1,5 Miliar dan ini harus dibayar di muka. Akhirnya pakai uang pribadi saya dulu," ungkap Dahlan usai RDP Komisi VI di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/7/2012).
Dahlan mengatakan jika mobil listrik yang pertama ini sukses, maka akan menyusul mobil listrik berikutnya. Dia pun mempersilahkan jika Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ingin menggunakan mobil listrik ini.
"Kalau Presiden SBY mau jadi pengguna yang pertama, tentu saya sangat akan senang sekali. Mobil listrik yang pertama ini diproduksi di Yogyakarta," terang pemilik Jawa Pos Group ini.
Meski mempersilahkan SBY menggunakan pertama kali, namun Dahlan Iskan masih meragukan keinginan SBY untuk memakai mobil listrik yang pertama kali.
"Saya tidak tahu beliau serius atau hanya guyon akan menggunakan mobil listrik itu. Tapi beliau mengucapkan akan memakainya. Yang jelas yang pertama saya pakai, itu kan saya bayar dari uang saya, tetapi kalau SBY menghendaki, ya silahkan saja," lanjut Dahlan.
Dahlan mengaku rencananya akan memakai mobil listrik ini, Jumat 14 Juli 2012, ke kantornya di Kementerian BUMN. Sementara itu, PLN dikabarkan juga turut memesan mobil listrik yang merupakan roadmap sebagai prototipe untuk riset, dengan memesan tiga unit mobil listrik.
"Nantinya mobil listrik ini bisa berguna menjadi mobil pengaduan gangguan PLN. Warnanya ada warna hijau, hitam, dan putih. Saya pakai yang hijau untuk pertama kali," tutur Dahlan.
Dahlan mengaku mobil listrik yang dicanangkannya telah dipesan oleh sebanyak 25 orang. Namun menteri nyentrik ini masih enggan menyebutkan siapa saja yang memesannya. Setelah mobil pertama berhasil diluncurkan, Dahlan menargetkan memprodukis 50 unit mobil lagi di tahun ini.
(zwr)