Okezone Autos - Kelapa Dua Depok Jadi Pusat Loakan Spare Part
Getting Time...

Kelapa Dua Depok Jadi Pusat Loakan Spare Part

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Minggu, 24 Juni 2012 14:25 wib
detail berita
F : Sentra Loakan Spare Part Depok (Marieska/Okezone)

DEPOK – Jika Anda bingung mencari aksesroris dan sparepart kendaraan saat berkunjung ke Kota Depok, Jawa Barat, mungkin Anda bisa mengunjungi sentra loakan sparepart di daerah Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok. Hampir sepanjang 300 meter berbagai macam sparepart dan aksesoris motor maupun mobil bisa ditemukan.
 
Tentu saja, para pedagang tidak menjual barang baru. Tetapi produk bekas (seken) yang orisinil. Meskipun demikian, tak usah ragu soal kualitas. Harga pun bisa bersaing dan diklaim paling murah diantara pusat loakan sparepart lainnya.
 
Sedikitnya terdapat 40 kios yang berjejer menanti para pembeli. Salah satunya kios milik Agus Anwar. Pria asal Tasikmalaya yang mulai membuka usahanya sejak 2005. Menurutnya, sentra loakan tersebut sudah buka sejak 1998 lalu.
 
“Awalnya ikut belajar dulu sama kakak, modal awalnya Rp10 juta, buat kontrak kios Rp5 juta setahun, punya duit Rp5 juta lagi untuk belanja barang, lalu uangnya diputerin,” tuturnya di lokasi, Minggu (24/06/12).
 
Pembeli yang datang kebanyakan berasal dari Jabodetabek. Soal harga, ia mengatakan hampir setengahnya dari harga produk yang baru. Ia juga menjamin bahwa spare part yang dijual disana lebih murah ketimbang yang dijual di Jalan Raya Bogor.
 
“Harganya lebih miring, kalau saya menjual barangnya campur ada bekas dan ada yang baru, mayoritas loakan, 45 persen lebih murah dari harga baru, tergantung kondisi. Saya paling Cuma ambil untung Rp20 ribu,” katanya.
 
Barang yang dijual dikirim dari Lenteng Agung, Jakarta Selatan ataupun Kebon Jeruk, Hayam Wuruk, Jakarta. Bahkan banyak pula motor dan mobil mewah yang mampir dan membeli produk aksesoris seken.
 
“Sekarang yang lagi banyak dicari velg – velg bekas yang jari – jarinya variasi, baru Rp250 ribu, bekas Rp150 ribu. Shock breaker baru Rp250 ribu, seken Rp100 – 180 ribu. Ada yang nawar ada yang enggak nawar haga. Knalpot rising juga lagi banyak dicari, knalpot tbs, Rp300 ribu kalau bekas. Lumayan sehari bisa laku tiga hingga empat knalpot,” imbuhnya.
(zwr)

Beri komentar

TWITTER »
twit
BACA JUGA ยป