JAKARTA - Acara diskusi media bertema "Perlindungan Konsumen Produk Otomotif" digelar oleh oleh Lembaga Kajian Opini Publik bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Anggota DPR RI Komisi VI dan Pengamat Otomotif Indonesia menyayangkan peran serta pemerintah dalam industri otomotif di Indonesia.
Seharusnya, pemerintah lebih aktif berperan membantu para pelaku otomotif yang ada, sehingga nantinya konsumen tidak merasa dirugikan. Salah satu yang harus dilakukan pemerintah Indonesia, yakni membuat lembaga uji keselamatan mobil seperti yang sudah diterapkan di Amerika Serikat (AS), Eropa dan beberapa negara lainnya.
Seperti diketahui kasus kecelakaan Nissan Juke terbakar sehingga menyebabkan Dewi Olivia meninggal dunia menggugah pecinta automotif agar pemerintah membuat sebuah lembaga uji keselamatan mobil. Saat ini pemerintah dan produsen automotif di Indonesia dinilai mengutamakan memikirkan penjualan ketimbang keselamatan konsumennya.
Menanggapi hal tersebut Corporate Communications Department Helena Abidin mengungkapkan pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pihak pemerintah.
"Kalau memang pemerintah nantinya memiliki rencana seperti itu, kami selaku produsen mendukung apa yang pemerintah lakukan," ungkapnya disela-sela peluncuran BMW X3 di Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/5/2012).
BMW selama ini dikenal sebagai produsen kendaraan premium di dunia yang telah menggunakan teknologi terkini. Oleh karenanya setiap produk yang ditawarkan telah melalui proses panjang dengan kualitas terbaik.
"Prinsip kami untuk memproduksi mobil yang terbaik, menghadirkan mobil yang terbaik dan memberikan pelayanan yang terbaik dan itu sebagai bukti tanggup jawab kita sebagai produsen mobil." tukas Helena.
(ian)
Rabu, 22 Mei 2013 10:57 WIB
Rabu, 22 Mei 2013 08:48 WIB
Rabu, 22 Mei 2013 08:04 WIB