Okezone Autos - Efek DP Naik, AHM Tunda Bangun Pabrik
Getting Time...

Efek DP Naik, AHM Tunda Bangun Pabrik

Azwar Ferdian - Okezone
Senin, 19 Maret 2012 10:53 wib
detail berita
F: Pabrik Astra Honda Motor (dok AHM)

JAKARTA – Kebijakan naiknya uang muka kendaraan baru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, memberikan dampak besar kepada Astra Honda Motor (AHM). Bahkan, AHM sampai harus menunda investasi besarnya dalam membangun pabrik keempat.

Sebelumnya, AHM mengumumkan akan membangun pabrik skutik dengan investasi yang mencapai angka Rp3,128 triliun. Pabrik yang difokuskan untuk membangun skutik ini direncanakan akan mulai beroperasi pada akhir semester kedua 2013. Sayang, AHM harus berpikir ulang soal investasi ini setelah adanya kebijakan kenaikan uang muka kendaraan baru.

“Kami terpaksa harus menunda investasi dalam hal ini pembangunan pabrik harus tertunda. Semua rencana di 2012 ini harus berubah karena kebijakan baru BI yang menaikan uang muka kendaraan baru,” jelas Senior General Manager Astra Honda Motor Sigit Kumala, kepada okezone, Senin (19/3/2012).

Dengan adanya kenaikan ini, diprediksi produksi dan penjualan sepeda motor akan menurun sampai 30 persen. Pasalnya, daya beli masyarakat sudah dibuat menurun dengan kenaikan BBM, pada 1 April nanti.

“Yang membeli sepeda motor dengan uang muka rendah itu 60 persen adalah masyarakat menengah ke bawah. Sudah pasti akan ada penurunan, karena harga sepeda motor sudah tidak murah lagi. Penjualan menurun dan dengan demikian produksi pasti juga menurun. Dampaknya sangat besar, kami sampai harus menunda investasi,” lanjut Sigit Kumala

Sigit yang juga Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menambahkan, dengan ditundanya rencana pembukaan pabrik maka semua sektor seperti penambahan tenaga kerja serta vendor pengadaan komponen juga terkena dampak.

Pada Juni mendatang, uang muka pembelian sepeda motor baru minimal 25 persen dari harga awal. Sementara, untuk kendaraan roda empat 30 persen dan 20 persen untuk kendaraan niaga roda empat.

Keputusan kenaikan besaran Loan To Value (LTV) atau Down Payment (DP) kendaraan bermotor ini tertulis pada Surat Edaran BI No.14/10/DPNP, 15 Maret 2012, tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor.
(zwr)

  • Djaruddin » 0 Tanggapan
    Kalau untuk menguragi volume kenderaan, sangat baik kalau BI menerapkan DP = 50%. Sekaligus untuk mencegah pembeli sepeda motor atau mobil berspekulasi yang dapat mengakibatkan kredit bermasalah.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Adrian » 0 Tanggapan
    Setuju banged dengan mas bro ini.. Peraturan2 yang bergerak menuju negara maju dan negara yang perduli lingkungan memang sudah saatnya diterapkan. Contohnya negara di eropa yang kebanyakan sudah go green thinking. krangi volume kendaraan, kurangin jumlah polusi udara dan kurangin jumlah kredit macet yang beredar di bank2. Sehingga perekonomian kita realistik.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • eher mc 59 » 1 Tanggapan
    Keputusan BI mengeluarkan ketentuan besaran" Loan To Value" atau DP pembelian kendaran.... ambil sisi baiknya ,,,, dapat mengurangi padatnya volume kendaraan dijalan dan dapat menghemat pemakaian BBM ,,,, contoh di negara lain orang banyak menggunakan angkutan umum dari pada kendaraan pribadi,,,tp dengan cacatan benahi dulu kelayakan dan kenyamanan serta keamanan angkutan umumnya
    • Adrian
      Setuju banged dengan mas bro ini.. Peraturan2 yang bergerak menuju negara maju dan negara yang perduli lingkungan memang sudah saatnya diterapkan. Contohnya negara di eropa yang kebanyakan sudah go green thinking. krangi volume kendaraan, kurangin jumlah polusi udara dan kurangin jumlah kredit macet yang beredar di bank2. Sehingga perekonomian kita realistik.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • eher mc 59 » 0 Tanggapan
    Keputusan BI mengeluarkan ketentuan besaran" Loan To Value" atau DP pembelian kendaran.... ambil sisi baiknya ,,,, dapat mengurangi padatnya volume kendaraan dijalan dan dapat menghemat pemakaian BBM ,,,, contoh di negara lain orang banyak menggunakan angkutan umum dari pada kendaraan pribadi,,,tp dengan cacatan benahi dulu kelayakan dan kenyamanan serta keamanan angkutan umumnya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • icad » 0 Tanggapan
    bank BI mengeluarkan keputusan kenaikan besaran Loan To Value bisa di ambilnya sisi positifnya , coz bisa diliat sekarang ini semenjak DP motor murah layaknya orang beli kacang goreng di warung . . . emang memberatkan tapi bisa diliat orang yang pantas memakai kendaraan bermotor sama orang yg kayak anak kmrin sore baru dapat motor , dilihat dari angka kecelakaan sekarang yang banyaknya orng masih (bodoh) makai kendaraan bermotor , anak? kecil yang bawa motor , sama -nya pengetahuan tata tertib lalu lintas . .
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit
BACA JUGA ยป