YOGYAKARTA – Dunia modifikasi sepeda motor yang tidak pernah surut, membuka peluang untuk siapa saja terjun menggeluti modifikasi sepeda motor.
Seperti yang ada di Yogyakarta, sebuah bengkel modifikasi yang menyediakan part headlamp dan body kit. Bengkel bernama Balu Oto Work ini berlokasi di Jalan Pramuka, No 53 Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Uniknya, bengkel modifikasi ini dimiliki oleh seorang dosen salah satu universitas di Yogyakarta yang memang hobi otomotif. BOW sudah memproduksi berbagai macam modifikasi lampu depan berbagai jenis motor seperti, Yamaha Byson, Yamaha V-ixion, Suzuki Satria FU, Kawasaki Ninja, dan berbagai jenis motor sport.
“Ada lampu yang model Spiderman, tengkorak, Batman, Predator, Alien, dan masih banyak lainnya,” kata Andika Kairuliawan, pak dosen sebagai pemilik bengkel modifikasi Balu Oto Work (BOW) Yogyakarta saat ditemui
Okezone, Selasa (7/2/2012).
Bahan yang dipakai dari fiber. Sketsa pembuatan lampu depan dari tanah liat yang di tempelkan ke body asli motor standar. “Proses pembuatan batok lampu menggunakan fiber. Kita buat sendiri cetakannya dengan tanah liat,” kata pria yang masih berusia 23 tahun, tapi sudah menjadi dosen ini.
Proses pemasangan modifikasi lampu depan ini cukup mudah. Tinggal melepas headlamp dan branket orisinil pada motor. Selanjutnya, tinggal memasang model lampu yang sudah dipesan sesuai keinginan konsumen.
“Tempat dudukannya sudah disesuaikan dengan jenis motor. Tinggal menyambungkan kabel lampu sudah jadi. Dapat barang, langsung pasang,” urai lulusan terbaik Univesitas Teknologi Yogyakarta, April 2011 lalu itu.
Harga per unit lampu modifikasi itu mulai dari Rp300 ribu hingga Rp400 ribu. Sedangkan untuk pembelian di luar Yogyakarta bisa dipaketkan melalui pos dengan menambah biaya kirim. “Kalau di luar Yogyakarta, barang kita paketin,” beber bungsu dua bersaudara ini.
Sedangkan untuk modifikasi full body, satu unit motor dikenakan biaya sekitar Rp5-7 juta sesuai selera dari konsumen. Namun, waktu untuk modifikasi full body ini cukup lama, sekitar satu bulan.
“Kita tidak lebih mengerjakan tiga motor. Kalau sudah ada tiga motor yang full body modifikasi, kita tidak melayani lagi,” paparnya. Alasan untuk kepuasan konsumen lebih diprioritaskan dari pada mengerjakan banyak namun tidak terselesaikan dengan baik.
(zwr)