Okezone Autos - "Belum Ada Standar Fitur Keselamatan Mobil"
Getting Time...

"Belum Ada Standar Fitur Keselamatan Mobil"

Septian Pamungkas - Okezone
Senin, 23 Januari 2012 11:50 wib
detail berita
Foto: Tri Kurniawan/okezone

JAKARTA - Tragedi kecelakaan Xenia "maut" yang menyebabkan tewasnya sembilan orang mengundang keprihatinan Oto Blogger Indonesia (OBI). Dalam keterangan resminya OBI menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya.
 
"Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi kejadian memilukan ini," jelas Presidium OBI.
 
Dalam keterangan resmi tersebut terdapat beberapa poin. Dipoin ketiga OBI Mendesak kepada para produsen otomotif meningkatkan fasilitas dan standar keselamatan kendaraan yang diproduksinya.
 
"Produsen masih kurang memperhatikan sektor keamanan dan keselamatan pada tiap kendaraan yang diproduksi. Kami menghimbau untuk meningkatkan proteksi kendaraan," jelas Henry "Bodats" Parasian, Sekretaris OBI saat dihubungi Okezone, Senin (23/1/2012).
 
Lebih lanjut Henry menyebutkan saat ini belum ada standarisasi fitur keamanan dan keselamatan. Dan ia berharap setiap produk-produk yang akan dimunculkan oleh produsen mobil untuk menambah fitur keamanannya.
 
Namun perlu ada penyelidikan lebih mendalam terkait kecelakaan maut ini. Apakah terdapat kerusakan komponen pada Xenia dengan nopol B 2479 XI tersebut. Karena setiap pabrikan dalam membangun mobil melalui riset yang mendalam dan memperhitungkan banyak faktor. Terlebih lagi meski tidak dilengkapi sistem pengereman ABS (Anti-lock Brake System) dan airbag pengemudi beserta penumpang lainnya selamat dari kecelakaan tersebut. Besar kemungkinan kecelakaan diakibatkan oleh faktor human error terlebih lagi kini tersangka positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
(ian)

  • jahat » 0 Tanggapan
    mobil memang perlu keamanan lebih,tapi mobilnya aja murahan mau yang lebih. Wani piro,mas??? Numpak sepur ae,nabrak wong ora salah !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jahat » 0 Tanggapan
    kalo mau mobil yg aman mahal mbak... "wani piro?" hahahaa
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indro » 0 Tanggapan
    dasar oto blogger ga beress, yang jadi korban pejalan kaki kok malah produsen mobil diminta tambah fitur keselamatan. apa tuh mobil musti di tambahi bantal n kasur di bempernya??? jelas human error + mabuk titik tidak pake koma! n buat yang lain jangan salahin mobil, uda jelas pengemudi mabuk!!!! meski naek Mercy klo nabrak kecepatan segitu yang timbul korban jiwa, meski mobil g ringsek.. dasar otak politikusss smuaaa..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • susanto » 0 Tanggapan
    kecelakaan xenia maut yang merenggut nyawa orang banyak, untuk pengemudi itu harus di hukum mati saja. kalau di biarkan enak saja. pengadilan harus adil
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dhea » 0 Tanggapan
    Kalau mau jujur... kecelakaan fatal sering terjadi pada mobil Xenia... Banyak yang mengatakan, mobil ini terlalu ringan shg, limbung pada kecepatan tinggi, plat body terlalu tipis juga masalah handling. Sasis juga cukup rapuh sehingga mobil akan ringsek parah bila terjadi kecelakaan. Perlu evaluasi menyeluruh terhadap desain dan kulaitas bahan dari mobil. Kalau ingat sejarah lahirnya Xenia-Avanza, mobil ini awalnya hanya mobil murah. Karena permintaan meledak, harga mobil terangkat ke kelas menengah. Sayangnya tidak ada revolusi dalam rancangannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit