JAKARTA – Autogas Indonesia menyediakan konverter bahan bakar gas yang bisa langsung dipasangkan ke mobil. Ternyata, pengaplikasian konverter gas ini cukup mudah tanpa harus merubah perangkat mobil.
Dalam pengaplikasian perangkat konverter ini tidak ada komponen asli yang dilepas. Namun, ditambahkan perangkat seperti injektor gas, reducer (fungsinya untuk mengurangi tekanan yang ada pada tangki dari 12 bar sampai 2 bar), filter gas dan juga tangki gas.
“Kita juga menambahkan kontrol unit gas, sehingga tidak mengganggu kinerja mesin. Kita hanya melubangi intake manifold untuk saluran injektor." ujar Aji saat ditemui dibengkelnya di Taman Tekno H3 No. 1-2 BSD City, Tangerang.
Alat ini hanya bisa digunakan untuk kendaraan yang menggunakan sistem injeksi. Pompa bahan bakar pada sistem injeksi ini terkadang suka mati, namun dengan perangkat ini dalam keadaan darurat bisa digunakan untuk menghidupkan kendaraan.
Untuk instalasi perangkat konverter ini dibutuhkan waktu 2-3 hari. Dalam pengerjaannya selain pemasangan kit ada instalasi software dan pengetesan. Autogas juga memberikan garansi spare part kit selama 1 tahun dan tabung 3 tahun.
Aji menjelaskan, kelebihan kit ini jika sedang melaju kendaraan dengan mengunakan gas dan tiba-tiba saja gas habis secara otomatif langsung pindah ke bensin. Untuk konsumsi bahan bakar, gas dan bensin tidak jauh beda hanya saja gas bisa sedikit lebih boros. misal konsumsi bahan bakar bensin 10:1, gas bisa 9:1.
Autogas menawarkan harga kit konversi gas ini antara Rp8,4 juta hingga Rp9,5 juta. Sejauh ini perangkat konverter gas mendapat respon cukup baik masyarakat hanya saja banyak yang mengeluhkan terbatasnya ketersediaan stasiun bahan bakar gas di Indonesia. Di DKI Jakarta saja baru terdapat 10 stasiun pengisian bahan bakar gas yang sudah beroperasi.
(zwr)