KAWASAKI - Tim Mekanik Isuzu Indonesia sukses menorehkan prestasi pada ajang Isuzu World Technical Competition yang ke 6 Grand Prix 2011, di Kawasaki Jepang. TimIsuzu Indonesia berhasil merebut posisi ketiga, sedangkan juara pertama berhasil diraih Jepang dan Australia mendapat posisi kedua.
Ajang ini adalah pertemuan para mekanik Isuzu dari 20 negara di seluruh dunia yang dibagi menjadi 4 group (New Zealand, Iran, Malaysia, Ethiopia, Japan, Bahrain, Turkey, Mexico, Saudi Arabia, UAE, Vietnam, Indonesia, United Kingdom, Hongkong, Philippine, Srilanka, Singapore, Israel, Oman, Australia). Pada tahun ini Negara Thailand absen pada ajang ini, karena bencana banjir.
Tim Isuzu Indonesia terdiri dari Rudiyanto (teknisi PT Astra International, Tbk–Isuzu Semarang) dan Afmaro Parifina (teknisi PT Astra International, Tbk–Isuzu Semarang) yang didampingi team coach Cartawi, dari Training Centre Isuzu Indonesia. Pada tahun ini, Bpk Yohannes Nangoi, President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia mendapatkan penghormatan untuk memberikan pesan-pesan untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta 6th I–1 Grand Prix Isuzu World Technical Competition ini.
"Peran mekanik sangat penting. Untuk kendaran komersial, setiap kendaraan yang rusak harus dapat diperbaiki dalam waktu singkat. Hal ini berkaitan erat dengan bisnis yang dijalankan pengusaha.," ujar Yohannes Nangoi.
Tim Isuzu Indonesia punya target masuk ke dalam tiga besar dengan misi memberikan performa terbaik tim. Tahun ini adalah tahun keenam pelaksanaan Isuzu Technical Competition sebagai kompetisi yang menguji pengetahuan dan kemampuan teknik para mekanik Isuzu
Dalam 6th I–1 Grand Prix Isuzu World Technical Competition ini, para mekanik bertarung menunjukkan ketrampilan terbaik, baik teori maupun praktik, termasuk kemampuan menganalisa gangguan dan melakukan proses perbaikan. Peserta ditantang melakukan pengecekan kendaraan, perbaikan mesin, dan pengukuran komponen mesin.
Bagi IAMI sendiri, keikutsertaan dalam Technical Competition di tingkat dunia akan memberikan motivasi para mekanik untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan menjadi lebih baik dalam melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan, agar pelayanan kepada konsumen menjadi lebih baik. Selain itu, Isuzu Indonesia juga ingin mewujudkan komitmen betapa pentingnya layanan purna jual, terutama kemampuan teknisi yang handal untuk mendukung penjualan kendaraan komersial.
(zwr)