JAKARTA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) berharap agar alokasi pendanaan transfer dan informasi bisa lebih cepat sampai ke daerah supaya dapat membantu perencanaan pembangunan ke daerah.
"Yang penting kalau informasi cepat sampai ke daerah, maka akan lebih cepat pula membantu perencanaan pembangunan daerahnya juga," ujar Deputi bidang pengembangan regional dan Otonomi Daerah, Max Pohan, dalam acara Temu Konsultasi Triwulan IV Bapennas-Bappepda, di Jakarta, Kamis (16/12/2010).
Kemudian, dana dari Kementerian dan Lembaga (K/L) juga akan diusahakan perencanaannya agar lebih cepat keluar. Adapun K/L diharapkan tahu terlebih dahulu lokasinya.
Selain itu, juga harus ada upaya mensinergikan dan mengkoordinasikan apa yang diharapkan di suatu daerah dengan yang bisa dialokasikan atau yang direncanakan K/L sesuai dengan urusannya.
Dia mencontohkan, dalam suatu daerah, perencanaan pembangunan dari sektor pemerintah bisa dilakukan oleh berbagai pihak. Misalnya bisa oleh pemerintah provinsi, K/L, atau bisa juga dari pemerintah kabupaten atau kotanya.
"Misalnya pembangunan jalan. Di mana sebuah jalan itu ada jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan kota. Agar pembangunan dapat berjalan dengan baik, perlu adanya penyinergian dari berbagai pihak," katanya.
Maka dari itu, peran informasi sangat penting sekali, khususnya di daerah, karena bisa mengkoordinasikan antara berbagai pihak dapat berjalan dengan baik. Seperti bertemu dalam musyawarah, lalu diadakan diskusi, apakah sudah sesuai atau tidak.
"Selain itu, perlu adanya waktu yang lebih banyak untuk berdialog, berkoordinasi, satu sama lainnya. Selebihnya ada kalender tahunan yang harus dipatuhi. Adanya berbagai rakor, musrembang, itu juga harus dilakukan," pungkasnya. (ade)