JAKARTA- Tujuh bulan setelah model Volvo S60 2011 dihadirkan, produsen mobil Swedia itu mengumumkan akan meluncurkan versi station wagon yang telah memasuki produksi di pabrik Torslanda.
Ini adalah model terakhir yang dirancang di bawah kepemimpinan Ford, namun menjadi yang pertama untuk dilakukan produksi di era baru kepemilikan Cina, sebagaimana dilansir Autoevolution.
Saat ini kapasitas produksi akan sebesar 60 mobil sehari, dan akan meningkat menjadi lebih dari 100 mobil, lalu pada awal November mencapai 240 unit per hari.
Model ini akan ditawarkan dengan 5 pilihan mesin bensin dan 3 mesin diesel. Untuk produksi pertama hanya akan tersedia dengan dua mesin bensin, 3.0l T6 yang bertenaga 304 bhp dengan torsi sebesar 440 Nm dan 2.0T yang memiliki tenaga 203 bhp dengan trosi 300 Nm. Lalu dua mesin diesel 2,4 D5 bertenaga 205 bhp dan torsi 420 Nm serta 2,0 D3 bertenaga 163 bhp dengan torsi 400 Nm.
Kemudian, produsen mobil tersebut akan menambah mesin bensin yang tersisa, 2.0 T5 (240 bhp/320 Nm), 1.6 T4 (180 bhp/240 Nm) dan 1,6 T3 (150 bhp/240 Nm) dan sisanya unit diesel, yang 1,6 D DRIVE (115 bhp/270 Nm).
Model ini akan dilengkapi dengan kemajuan terbaru dalam fitur keselamatan dari Volvo, termasuk Corner Traction Control dan Deteksi Pedestrian dengan Full Auto Brake.
"Aku benar-benar yakin bahwa rekan kerja kami akan melakukan sesuatu yang brilian dan mungkin akan menjadi salah satu yang terbaik, dalam sejarah perakitan di Torslanda," kata Magnus Hellsten, senior vice president Manufaktur di Volvo Car Corporation. (uky)