JAKARTA- Memasuki 2010 PT Indobuana Auto Raya (IBAR) sebagai agen tunggal pemegang merek Volvo harus rela menaikkan harga jual produknya. Bahkan kenaikan terhadap produk Volvo ini hingga mencapai Rp185 juta.
Langkah ini ditempuh IBAR akibat mulai akhir tahun lalu mengimpor mobil Volvo langsung dari Swedia, setelah sebelumnya mengimpor dari Thailand.
"Perubahan ini kami lakukan untuk memenuhi keinginan konsumen," ujar Chief Executive Officer (CEO) IBAR, Paulus B. Suranto, ketika ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
Kenaikan harga tersebut, kata Paulus, terjadi karena adanya perbedaan bea masuk (BM) mobil utuh (completely built up/CBU) antara Thailand dan Swedia. BM mobil CBU dari Thailand kini 0 persen, sementara dari Swedia mencapai 45-55 persen.
Meski begitu, tukas Paulus, harga mobil rakitan Thailand lebih mahal dibanding Swedia. Akibatnya, perbedaan harga yang diterima Ibar hanya 23 persen.
IBAR sebelumnya sempat mengimpor sedan S80 dari Thailand. Namun kemudian beralih impor langsung dari Swedia. (uky)