DETROIT- Kabar tak sedap kembali menyelimuti raksasa automotif Amerika Serikat (AS), General Motors (GM). GM akhirnya menghentikan proyek Cadillac Converj.
Hal ini keluar dari para petinggi GM sendiri. "Mobil ini akan selalu menjadi konsep. Kami tidak pernah mengumumkan secara resmi bahwa Converj akan menjadi nyata," tegas Executive GM, Bob Lutz seperti dikutip dari Worldcarfans, Kamis (18/3/2010).
Pengembangan untuk Converj secara resmi dihentikan karena GM tidak bisa menghasilkan sistem hybrid pada platform Volt yang akan mampu bersaing dengan merek mewah lainnya.
GM menilai, Converj membutuhkan teknologi yang terlalu tinggi demi memnuhi keinginan para pelanggannya. Namun konsekuensinya, harga Converj diprediksi bakal melambung terlalu tinggi.
Bila demikian, maka GM memperkirakan, dengan harga yang akan dibanderol untuk pasar akibat penggunaan teknologi mutakhir, maka sulit bagi Converj untuk bersaing dengan mobil hybrid mewah seperti Lexus LS 600h.
Untuk Volt saja, papar Lutz, menggunakan baterai dengan biaya lebih dari USD16.000, sementara mobil hybrid lain hanya memerlukan biaya kurang dari USD10.000 demi pengembangan baterai listriknya. (uky)