JAKARTA- Volkswagen (VW) sepertinya harus mangakui kedikdayaan Honda dan Toyota di pasar hatchback lewat Jazz serta Yaris.
Meskipun pabrikan ini juga memiliki Polo. Namun VW Polo terbukti populasinya di Indonesia tak sebanyak duo hatchback Jepang tersebut. Polo pun kalah tenar.
PT Garuda mataram Motor (GMM) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) VW di Tanah Air mengamini jika Polo sulit bersaing dengan Jazz maupun Yaris. Tingginya harga jual Polo diyakini masih menjadi kendala seseorang memilih mobil keluaran Jerman itu.
"Sulit bagi Polo untuk bersaing dengan Jazz atau Yaris. Kedua mobil itu kan sudah dirakit di Indonesia jadi harga jualnya lebih rendah ketibang Polo yang masih CBU (completely built up)," tegas Presiden Direktur GMM Andrew Nasuri, ketika ditemui di sela peluncuran Audi A6, di Audi Center, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
Menurut dia, apabila kedepan Polo bisa dirakit di Indonesia, bukan tidak mungkin mobil ini akan menjadi pilihan baru bagi konsumen di dalam negeri selain pemain-pemain beru seperti Hyundai i20 maupun Mazda2 serta Ford Fiesta.
Karena itulah Andrew menekankan masih perlu waktu untuk bisa menghadirkan New Polo ke Tanah Air seperti yang sudah dilakukan prinsipal VW untuk pasar di Eropa.
"Kita masih perlu mencari waktu yang tepat terutama masalah harga yang bisa kompetitif," pungkasnya. (uky)