JAKARTA - Menanggapi terjadinya kasus kecelakaan yang menewaskan tiga pemuda yang sedang mengemudikan Toyota RAV4, pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan, jangan langsung menyalahkan ATPM Toyota itu.
"Karena TAM tidak pernah menjual RAV4," tegas Marketing Communication Manager TAM Achmad Rizal ketika dihubungi okezone, Rabu (10/3/2010).
Beredarnya Sport Utility Vehicle (SUV) Jepang tersebut di Indonesia, akunya, datang dari para penjual Importir Umum (IU). "Jadi bukan lewat TAM," papar Rizal.
Kecelakaan maut itu sendiri terjadi pada Jumat 26 Februari sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil Toyota RAV4 bernopol B 8095 NL yang ditumpangi 5 remaja yakni Rio Hartanto (18), Nikita Putri (17), Alvin Januar Tantriyadi (17), Nikolas (17) dan Lysia Kosasih (17), mengarah dari jalan layang Kuningan menuju Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat.
Mobil kemudian menghantam pagar rumah dinas Inspektur Jenderal Kementerian Agama Munzir Suparta di Jalan Sumenep Nomor 1. Tiga penumpang, yakni Rio, Nikita, dan alvin akhirnya tewas di tempat, dan dua penumpang lagi dirawat. (uky)