DETROIT - Kasus recall sepertinya tak hanya mengancam pabrikan automotif Jepang, tapi juga Amerika Serikat (AS) sendiri. Setelah Toyota, kini General Motors (GM) pun harus menarik jutaan unit produksinya.
Perusahaan automotif terbesar AS ini diwajibkan menarik 1,3 juta unit produksinya dari beberapa model akibat masalah power steering yang telah menyebabkan 14 kasus kecelakaan dan memakan satu korban.
Badan keselamantan Lalu Lintas AS (National Highway Traffic Safety Administration /NHTSA) telah melakukan penyelidikan terhadap 905.000 unit Chevrolet Cobalt di AS akibat adanya keluhan 1.100 pemilik mobil ini karena masalah sistem kemudi tersebut.
Karena itu NHTSA meminta GM menarik kembali Chevrolet Cobalt Pontiac G5 produksi 2005-2010 yang dijual di AS, Pontiac Pursuit lansiran 2005-2006 yang dijual di Kanada, dan Pontiac G4 porduksi 2005-2006 yang dilepas untuk pasar Meksiko.
Namun pihak GM sendiri mengaku masalah sistem power steering ini masih bisa dikendalikan apabila mobil dikendarai dengan kecepatan 24 km/jam. Selain itu, bila masalah sistem kemudi ini terjadi maka akan ada semacam cahaya peringatan dan terdengar bunyi tanda bahaya.
"Saya telah memperdalam penyelidikan dan kami melihat ini cenderung terjadi pada model-model yang sudah tidak dalam masa garansi," kata Vice President Quality GM, Jamie Hresko, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (2/3/2010).
Menurutnya, pihak GM kini tengah mengembangkan kira-kira bagaimana memperbaiki masalah tersebut dan memberitahu pelanggan untuk rencana difinalisasi. (uky)