JAKARTA- Hari ini seluruh perwakilan produsen kendaraan bermotor nasional berkumpul bersama guna memproklamirkan berdirinya Asosiasi Industri Automotive Nusantara (Asianusa).
Bertempat di Gedung Departemen Perindustrian (Depperin) Jakarta, pembentukan Asianusa dipimpin oleh Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Depperin, Panggah Susanto.
Menurut Panggah, asosiasi yang menaungi produsen mobil nasional bisa menjadi penggerak bagi industri lokal lainnya seperti komponen.
"Industri ini memang masih bayi, tapi dengan adanya asosiasi mobil nasional ini semoga bisa menjadi penggerak bagi produsen kendaraan bermotor nasional lainnya untuk lebih maju dan juga memacu industri lainnya yang berkaitan seperti komponen dan sebagainya," kata Panggah.
Selain itu, asosiasi yang di dalamnya tergabung nama-nama seperti Arina, GEA, Tawon, Komodo, dan Wakaba ini, kata Panggah, bisa menjadi indikator bagi dunia lain tentang kemajuan industri automotif di Indonesia.
Panggah juga menilai, mobil-mobil micro yang hadir ini masih memiliki pasar yang sangat besar mengingat saat ini pasar automotif antara sepeda motor dan mobil yang berada pada kisaran harga Rp30 juta hingga Rp100 juta masih belum ada pemain.
"Kalau industri ini maju, potensi pasanya masih 300.000-600.000 unit, karena jarak antara motor dengan mobil saat ini masih sangat jauh," katanya.
Susunan anggota Asianusa:
Penasehat: Kuntjoro Njoto / Suparto
Ketua: Ibnu Susilo
Sekertaris: Muh Irfan
Bendahara: Kuntjoro Njoto
wakil Sekertaris Jendral: Mahendra Aristanto (uky)