JAKARTA- Gitaris grup band Padi, Piyu, mengaku penggemar berat mobil keluaran Mercedes-Benz. Dia telah memiliki berbagai macam tipe mobil Jerman tersebut. Bahkan dirinya mengungkapkan tak bisa ke lain hati selain memakai Mercedes-Benz.
Hal ini diutarakan Piyu di sela acara penyerahan Mercedes-Benz C250 CGI motif batik rancangan Carmanita yang berhasil dia dapatkan seharga Rp1 miliar dari lelang yang diadakan PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI).
Piyu menceritakan dirinya sempat memiliki berbagai macam tipe Mercedes-Benz. "Saya sudah pernah punya Mercedes-Benz Master Piece, E-Class, S-Class dan sekarang saya pakai C-Class," katanya.
Namun kata dia, dirinya bukan tipe kolektor mobil. "Saya senang tapi bukan kolektor, jadi saya beli kalau sudah bosan saya jual dan ganti, tetapi tetap di Mercedes saja, pokoknya tak bisa selain Mercedes," akunya.
Perihal Mercedes-Benz batik, ia mengungkapkan, mengetahui mengenai lelang tersebut dari seorang temannya yang kebetulan tahu bahwa dirinya penggemar berat Mercedes-Benz.
"Awalnya saya diberitahu teman saya yang tahu saya penggemar Mercedes-Benz. Dia lalu bilang ada Mercy batik yang merupakan satu-satunya di Indonesia bahkan dunia, kemudian saya tertarik," ujarnya.
Menurut Piyu, memiliki sedan istimewa tersebut seperti memiliki barang langka. "Mungkin orang pikir, ngapain beli mobil yang sudah dicoret-coret batik seperti itu. Tapi bagi saya ini bentuk apresiasi seni yang sangat tinggi khususnya terhadap batik sebagai budaya leluhur kita," tegas Piyu.
Karenanya, bila beberapa mobil Mercedes-Benz lain yang sempat ia miliki berakhir dengan dijual kembali, maka untuk Mercedes-Benz batik ini, Piyu merasa sangat sayang jika jatuh ke tangan orang lain. "Kayaknya nda bakal dijual, untuk diakai hari-hari saja saya sayang," kekeh Piyu dengan logat jawanya yang kental. (uky)