JAKARTA- Walau diguncang kasus recall Prius, namun PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku tidak kapok untuk impor mobil hybrid tersebut.
Hal ini ditegaskan President Director TAM Johnny Darmawan kepada sejumlah wartawan di kantor pusat TAM, Sunter, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Menurutnya, recall bukan kejahatan tetapi menunjukkan bagaimana tanggung jawab produsen terhadap para konsumennya.
"Kalau ditanya kapok atau tidak, jelas tidak, karena recall bukan kejahatan yang kalau pihak TMC (Toyota Motors Corp) sudah putuskan recall, kita ikuti saja," katanya.
Johnny juga menambahkan, kasus recall Prius terjadi lantaran mobil bertenaga baterai tersebut dipakai pada konsisi yang ekstrim. "Masalah rem itu terjadi saat mobil dipakai di cuaca ekstrim seperti jalan yang sanagt licin atau suhu sangat dingin, di sini kan tidak," ujar dia.
Yang jelas, katanya, recall bukan sesuatu yang buruk, dan TAM akan terus mengimpor Prius dari Jepang.
Sementara itu TMC menegaskan, jika diperlukan akan menghentikan sementara rpoduksi untuk unit-unit yang bermasalah sampai semua keluhan yang disampaikan konsumen teratasi. (uky)