JAKARTA- Meskipun memiliki ceruk pasar yang sangat kecil, pihak Lamborghini Jakarta mengaku pasrah saja dengan segala pencapaian yang diterima. Mengingat mobil seperti ini cenderung hanya untuk golongan tertentu saja.
Hal itu disampaikan Chief Operation Officer PT EuroSport Auto, Endy Kusumo ketika ditemui di sela peluncuran dua Lamborghini anyar di Jakarta, Senin (8/2/2010).
Menurutnya bukan suatu masalah bila Lamborghini hanya menempati pangsa pasar yang sangat kecil. "Kita terima saja kalau pasarnya seperti ini, karena memang sangat kecil," tutur dia.
Sebab, mobil seperti Lamborghini, pasti hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Selain itu, produksi Lamborghini juga dibuat dengan tangan sehingga jumlahnya sangat terbatas. "Kita bukan produk massal, jadi kalau memang seperti ini yang terima saja, tapi tentunya kami tetap memiiki konsumen setia yang jika ada produk baru langsung dibeli," kata dia.
Oleh sebab itu, ujar Endy, pihak Lamborghini Jakarta pun tidak memasang target signifikan untuk tahun ini. Bila di 2009 mereka mencanangkan mampu terjual 12 unit yang akhirnya hanya terealisasi 10 unit, maka tahun ini pun terget tetap di posisi 12 unit.
"Saat kurs rupiah terhadap dollar sangat fluktuatif saja kita bisa sampai 10 unit, padahal saat itu siapa sih yang mau beli mobil ketika satu hari dollar Rp10.000 tapi di hari berikutnya Rp9.000. Makanya tahun ini kta tetapkan 12 unit juga," pungkasnya. (uky)