JAKARTA- Untuk menjadi nomor satu di pasar roda dua, mungkin sulit bagi produsen motor negeri Panda seperti Viar. Namun disegmen kendaraan roda tiga, Viar justru berambisi menjadi pemain utama.
Marketing Division Head PT Triangle Motorindo (TM) Ahmad Zafitra Dalie mengatakan, tahun lalu saja permintaan untuk kendaraan roda tiga dari Viar mencapai sekira 3.000-3.500 unit per tahun.
"Padahal kapasitas produksi di pabrik kita di Semarang hanya 200-400 unit per bulan," katanya ketika berbincang dengan okezone akhir pekan kemarin.
Ia mengatakan, selain para UKM di daerah-daerah, permintaan terbanyak roda tiga Viar datang secara fleet (partai besar) dari instansi-instansi pemerintah maupun perusahaan-perusahan swasta.
"Pemda rata-rata pesan 60 unit untuk kendaraan pengangkut sampah, kemudian ada juga PT Pos Indonesia, Coca-cola, dan Aqua, yang sekarang mulai pesan dari kita," ucap Dalie.
Pembelian secara massal ini, katanya, bisa mencapai 80 persen dari total permintaan roda tiga Viar yang diberi nama "Karya". "Untuk PT Pos saja, mereka kalau order sampai 3.000 unit," lanjutnya.
Karena itulah TM selaku pemegang merek Viar menargetkan pangsa pasar untuk kelas kendaraan roda tiga bisa mencapai 60 persen. "Saya lihat disini pemainnya hampir tidak ada, terutama dari Jepang, namun pasarnya sangat besar," ujar Dalie.
Namun ia mengakui Viar baru bisa menguasai pasar kendaraan roda tiga di pulau Jawa. "Paling banyak saat ini memang baru di pulau Jawa, sekira 60-70 persen," tutupnya. (uky)