Okezone Autos - Awal Tahun Toyota Dihantam Badai Recall

Awal Tahun Toyota Dihantam Badai Recall

Prasetyo Adhi - Okezone
Kamis, 4 Februari 2010 10:20 wib
detail berita

TOKYO - Setelah pada 2009 mendapat "predikat" mobil paling banyak di recall, mengawali tahun ini Toyota Motor Corp. sudah mengumumkan menarik jutaan unit kendaraan produksinya.

Akhir Januari lalu raksasa automotif Jepang ini memerintahkan penarikan untuk 2,3 juta unit kendaraan Toyota yang beredar di Amerika Serikat (AS).

Masalahnya ada pada pedal gas. Bagian ini disinyalir bisa menempel pada bagian karpet dan baru bisa kembali ke posisi semula secara perlahan, sehingga menyebabkan mobil sulit bisa dihentikan secara mendadak.

Sebenarnya masalah tersebut sudah muncul saat penarikan 4,2 juta unit mobil Toyota pada November 2009. Tetapi sepertinya masalah ini kembali merebak ke beberapa model lainnya.

Seperti dikutip dari Yahoo News, beberapa model Toyota yang ditarik kali ini adalah, RAV4 produksi 2009-2010, Corolla keluaran 2009-2010, Avalon tahun 2005-2010, Matrix produksi 2009-2010, Camry tahun 2007-2010, Highlanders keluaran 2010, Tundra produksi tahun 2007-2010, dan Sequoia yang diproduksi antara 2008 hingga 2010.

Penarikan ini kemudian berlanjut ke Eropa beberapa hari setelahnya, dengan pengumuman resmi Toyota yang menyatakan akan merecall 2 juta unit produksinya akibat masalah yang sama. Penarikan kembali itu dilakukan Toyota untuk memperbaiki pedal gas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan karena tidak lekas kembali ke posisi semula.

Dengan recall yang terjadi di AS dan Eropa, maka total penarikan pada awal 2010 mencapai 4,2 juta unit. Bahkan Reuters mengungkapkan, jumlah penarikan ini hampir mencapai 55 persen dari total penjualan Toyota di dunia sebesar 7,8 juta unit.

Lantas bagaimana dengan di Indonesia? Berbeda dengan Honda yang langsung memerintahkan menarik ribuan unit City, PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen tunggal pemegang merek Toyota tidak mengeluarkan peryataan resmi kepada seluruh media yang ada di Tanah Air. (uky)

Beri komentar

TWITTER »
twit