JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) sepertinya gemar sekali mencanggokkan teknologi transmisi otomatik gate type pada produk-produk terbarunya.
Akankah Toyota kepincut pula dengan sistem paddle shift di produk lain setelah tipe transmisi ini muncul di Altis 2.0?
Akhir-akhir ini transmisi model gate type dipilih TAM sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) kendaraan Toyota pada Avanza matik dan Rush matik.
Padahal teknologi transmisi matik dikenal ada beberapa macam mulai dari triptonic, paddle shift, hingga gate type. Lantas apa yang mendasari Toyota betah dengan model transmisi gate type?
"Sebenarnya itu cuma masalah pilihan saja, fungsinya kan tetap sama," kilah Marketing Director TAM Joko Trisanyoto ketika ditemui di Hotel Intercontinental, Jakarta belum lama ini.
Menurutnya, antara tiga model transmisi matik tersebut tidak merubah kecepatan dari kendaraan itu sendiri. "Perbedaannya kan hanya pada kebiasaan memindahkan tuas transmisi, kalau triptonic dan gate type letaknya seperti transmisi manual, tapi kalau paddle shift di belakang setir," papar dia.
Keputusan yang diambil TAM sungguh berbeda dengan kompetitornya, Honda. Pabrikan berlogo "H" itu sudah menerapkan transmisi model paddle shift pada hatchback andalan mereka All New Jazz.
Mengapa Toyota tidak menerapkan juga di Yaris tetapi malah ditanamkan pada Altis 2.0? "Untuk Yaris selama ini konsumen masih puas dengan sistem transmisi matik yang ada," tambah Joko.
Namun, ketika kembali ditegaskan kemungkinan Yaris generasi sebelumnya akan menggunakan tarnsmisi model paddle shift, ia tetap tak menjawab. "Kita lihat saja nanti," kekeh pria ini. (uky)