JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) telah resmi meluncurkan Rush G bertransmisi otomatis. Dengan banderol Rp198,2 juta, otomatis lebih tinggi dari harga Rush S bertransmisi manual. Apa kelebihannya?
Selain teknologi transmisi otomatis gate type yang dicangkokkan dari Rus tipe S otomatis, jelas tidak ada sesuatu yang spesial dari low SUV ini.
Namun perlu diingat, kehadiran transmisi otomatis jelas memberikan karakter yang jauh berbeda dibanding tipe transmisi manual.
Meski perbedaannya cukup tipis dari Rush tipe S manual, yang dibanderol sekira Rp197,3 juta ada perbedaan sasaran market yang dituju oleh TAM sebagai pemimpin pasar kendaraan di Indonesia.
"Untuk yang mau tampil mewah bisa pilih Rush S manual, tapi buat yang mau nyaman pakai transmisi matik pilih Rush G matik," ungkap Marketing Communication Manager TAM Achmad Rizal di sela peluncuran Toyota Rush G matik di Hotel Intercontinental, Jakarta, Selasa (19/1/2010).
Apa yang dkatakan dirinya boleh jadi benar. Sebab Rush S merupakan varian tertinggi sementara G versi sederhananya. Mau bukti?
Lihat saja desain ekterior Rush S yang dilengkapi cover outter mirror krom sementar tipe G matik kelirnya baru senada bodi. Selain itu tipe S juga dilengkapi sensor parkir belakang yang tidak ada pada Rush G matik.
Urusan piranti keamanan juga cukup mumpuni di Rush tipe S manual, yakni disertainya ABS dan EBD. Perangkat keamanan ini tidak ada pada Rush G matik. Begitupun untuk sarana hiburan, Rush S manual sudah dilengkapi lima speaker dengan 2 tweeter, sementara di tipe G masih 4 speaker dengan dua tweeter.
Tapi urusan mesin, baik tipe G maik maupun S manual tetap menggunakan basic engine yang sama yakni mesin berkode 3SZ-VE 1.495 cc 16 V DOHC VVT-i
Dengan sumber tenaga ini jelas daya yang dihasilkan kedua mobil tidak berbeda. Rush G matik mampu menghasilkan daya sebesar 109 PS di 6.000 rpm dan torsi 14,4 Kgm DI 4.400 rpm, sebanding dengan Rush S manual yakni 109 PS di 6.000 rpm dengan torsi 14,4 Kgm pada 4.400 rpm
Konsekuensidari pemakaian transmisi matik mungkin terasa pada akselerasi yang dipastikan akan merosot mengingat "saudara kembarnya" Daihatsu Terios TS matik yang juga berkurang akselerasi 0-100 km/jam dibanding varian transmisi manualnya.
Sayang Toyota tidak membocorkan berapa akselerasi yang bisa diraih oleh Rush G matik ini dibandingkan tipe G manual. Pun demikian halnya dengan konsumsi BBM. tidak ada data resmi yang menyebut berapa konsumsi Rush G matik.
Tapi sekali lagi, hadirnya Rush G matik tersebut tentu membuka lebar pilihan konsumen di segmen low SUV.
Seperti kata Rizal, mau mewah pilih Rush tipe S manual, mau nyaman pilih G matik.
(uky)