JAKARTA- Memasuki pasar yang gemuk dengan banyak pemain ternyata jadi kendala bagi Daihatsu Sirion. Bahkan kinerja penjualan city car ini seolah terseok seok.
Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Elfina Afny mengakui keadaan ini. Sirion sulit bersaing dengan Honda Jazz, Toyota Yaris dan Suzuki Swift.
"Kompetitornya terlalu banyak, bahkan kini ada Mazda2 dan Ford Fiesta," ucapnya ketika ditemui di sela peluncuran Daihatsu Terios TS matik di Mall Kelapa Gading, Jakarta, Senin (18/1/2010).
Dia mengaku, pasokan Sirion ke dalam negeri dari Malaysia cukup terhambat, mengingat mobil ini sangat populer di negeri Jiran itu.
"Di Malaysia sangat laris, jadi kita akui cukup kesulitan mendapatkan impor Sirion dari sana, karena mereka prioritaskan untuk memenuhi permintaan pasar di negaranya dulu," papar dia.
Sementara itu Head Marketing and Vehicle Departement ADM, Kroda Klantara mengungkapkan, Sirion kalah bersaing dengan kompetitornya karena memiliki beberapa kekurangan.
"Pertama kita masuk ke Indonesianya cukup telat. Saat Sirion kita hadirkan disini, sudah ada Jazz, Yaris, dan Swift. Kedua dari sisi kapasitas mesin, kita cuma 1.300 cc, sementara yang lain rata-rata 1.500 cc," akunya.
Karena itulah, tambah Kroda, beberapa promosi kerap digencarkan ADM terhadap Sirion. Diantaranya lewat program cash back hingga Rp6,5 juta dan bunga 0 persen, hingga ikut dalam ajang kompetisi yang menyasar segmen anak muda seperti slalom.
"Kita ikut sertakan Sirion di slalom karena memang untuk pembentukan citra Sirion sebagai mobil yang lincah, bertenaga, dan cocok juga bagi kawula muda," katanya.
Namun ia mengakui pihak ADM terpaksa menghentikan impor Sirion tipe M sejak September 2009. "Kita ingin yang harganya lebih terjangkau saja," tutur Kroda. (uky)