
Foto: okezone
JAKARTA - Pasar mobil dalam negeri tahun depan diprediksi akan kembali seperti 2008 yang mampu menembus angka penjualan sebanyak 600.000 unit.
Namun keadaan ini bukan tanpa syarat. "Bisa mencapai 600.000 unit lagi asal rencana soal penetapan pajak-pajak baru tidak jadi ditetapkan oleh pemerintah," tegas Sekertaris Jenderal Gebungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Freddy Sutrisno ketika ditemui okezone di Purwakarta, Jawa Barat.
Menurutnya, apabila rencana penetapan pajak-pajak baru seperti pajak progresif, Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), dan Bea Balik Nama tidak naik maka pasar automotif akan kembali pada keadaan di tahun 2008.
"Kalau tahun ini akan berada sekira 450.000 unit, mungkin tahun depan bisa balik lagi ke 600.000 unit," katanya.
Hal tersebut, kata dia, mengingat Indonesia kini memiliki kabinet baru yang artinya sudah menyiapkan kebijakan baru dan rencana baru yang bisa membantu memulihkan ekonomi dalam negeri.
"Kalau ada kebijakan baru maka akan ada infrastruktur baru, pembangunan baru pun akan bermunculan dan kalau ekonomi membaik akan mendorong orang untuk beli mobil," katanya.
Namun, apabila berbagai rencana pajak tersebut diberlakukan, pasar mobil di dalam negeri diprediski hanya berkisar pada 570.000 unit. (uky)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com