
Foto: okezone
JAKARTA - Kepadatan lalu lintas khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, ternyata menyebabkan pertumbuhan mobil bertransmisi otomatik kian pesat.
Hal ini diakui oleh Chief Executive Officer Daihatsu Sales Operation-Astra International Soeparno Djasmin.
Dirinya mencatat, sepanjang 2006, komposisi permintaan terhadap mobil matik mencapai 38 persen. Sedangkan pada 2007 naik menjadi 39 persen dan tahun lalu mencapai 41 persen.
"Dari hasil survei, permintaan mobil bertransmisi otomatis cenderung naik," tutur Soeparno. Menurut dia makin bertambahnya volume kendaraan mengakibatkan kemacetan sehingga diperlukan kendaraan yang menggunakan transmisi otomatis untuk menambah kenyamanan.
Karena itulah PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai pemegang merek kendaraan Daihatsu ingin segera merilis Xenia bertransmisi otomatik. "Kalau selama ini cuma ada tipe manual, nantinya akan ada versi otomatiknya," kata dia.
Keinginan menghadirkan Xenia matik ini juga menurut dia didasarkan atas permintaan konsumen Daihatsu sendiri. "Kita sebelumnya telah melakukan survei kepada pengguna daihatsu Xenia," ungkap dia.
Fenomena antusiasme pasar terhadap kendaraan matik tidak hanya terjadi di segmen low MPV, tetapi juga berlaku secara umum di kelas mobil penumpang (mobil pribadi).
Pada 2006,dari penjualan mobil penumpang sekitar 223.000 unit, hanya 19 persen yang memakai transmisi otomatis. Namun, dua tahun kemudian komposisinya kian membesar, yakni dari total penjualan mobil penumpang saat itu sekitar 419.000 unit, 25 persen di antaranya adalah mobil matik. (uky)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com