JAKARTA - Bila beberapa pemegang merek mobil super sport lain seperti Lamborghini sedang berniat untuk membuka diler baru di daerah, maka tidak demikian dengan Porsche.
PT Eurokars Artha Utama (EAU) sebagai pemegang merek Porsche di Tanah Air menolak untuk membuka diler resmi di beberapa daerah di Indonesia.
"Konsumen daerah memang ada, tapi biasanya mereka lebih senang beli Porsche ketika berkunjung ke Jakarta," ungkap Executive Chairman Eurokars Grup of Companies, Karsono Kwee disela peluncuran Porsche Panamera di Pasific Place, Jakarta.
Selain itu, kata Karsono, ketika orang yang berasal dari daerah tersebut membeli Porsche, maka mereka cenderung menggunakannya saat berada di Ibukota.
"Jadi kalau mereka sedang di Jakarta baru mereka gunakan Porsche miliknya," ujar dia.
Ia mengatakan, kondisi jalan di luar kota yang cenderung lebih parah dibandingkan Jakarta membuat beberapa pemilik Porsche asal daerah enggan menggunakan mobilnya di luar kota.
Selain itu ketersediaan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin Porsche juga dianggap masih sangat jarang di beberapa daerah di Indonesia. "Terkadang disejumlah daerah Petramax saja tidak ada apa lagi mau cari Super Extra yang sampai saat ini masih jadi rekomendasi kita untuk bahan bakar Porsche," katanya. (uky)