
(Foto: Prasetyo/okezone)
JAKARTA - Meski motor sport asal Jepang masih sangat diminati masyarakat Indonesia, namun Ducati tak gentar menghadapi motor gede (moge) asal negeri Samurai.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Director PT Supermoto Indonesia A.S Nugroho di sela peluncuran dua produk terbaru Ducati di Pluit Junction, Jakarta akhir pekan kemarin.
Menurutnya, harga moge Jepang memang relatif masih di bawah motor-motor keluaran Eropa seperti Ducati. "Tapi kita lihat prestasi Ducati di Superbike, pasti sudah tidak ada yang meragukan," tuturnya.
Selain itu, berbagai kegiatan yang bernuansa balap juga kerap kali digelar Ducati. "Kalau dibandingkan pabrikan Jepang, kita lebih sering gelar balap untuk kelas motor sport," kata dia.
Komunitas Ducati pun, katanya dianggap turut mendorong makin berkembangnya merek Italia tersebut di dalam negeri. "Komunitasnya memang tidak sebanyak motor Jepang, tapi mereka eksis terus dari sejak Ducati mulai hadir di Indonesia hingga sekarang, anggotanya pun terus bertambah," ujarnya.
Bila bicara aktivitas, klub Ducati Desmo Owner Club Indonesia (DDOCI) ini tak kalah dengan klub motor sejenis dari merek Jepang. "Kita punya segudnag kegiatan baik itu gathering, turing, sampai acara sosial," kata Nugroho
Karena itu demi makin emmperkokoh eksistensi Ducati di dunia balap lokal, PT Supermoto Indonesia sebagai pemegang merek motor Ducati memperkenalkan tim balap Ducati Indonesia Racing Team.
Tim ini akan mengandalkan pembalap Matteo Guerinoni yang akan turun dikelas Superbike dengan motor Ducati Superbike 1198s. Pembalap yang sudah merasakan balap di Indonesia sejak 2006 tersebut berjanji akan mendongkrak nama Ducati di ajang balap Nasional. (uky)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com