DETROIT - Penjualan automotif global pada Agustus lalu mulai menunjukkan peningkatan signifikan meski ada beberapa produsen yang kinerjanya masih lesu.
Di Amerika Serikat (AS), dilaporkan penjualan mobil pada bulan lalu melonjak seiring berakhirnya program insentif senilai USD3 miliar pada pekan lalu. Hyundai Motor Corp mencatatkan kenaikan terbesar 47 persen dipicu larisnya sedan Elantra.
Sedangkan produsen AS Ford Motor Co membukukan kenaikan 17 persen membawa angka penjualan mobil di AS secara tahunan naik pertama kalinya dalam 21 bulan terakhir.
Penjualan Honda Motor Co juga naik 10 persen, sementara penjualan Toyota Motor Corp menguat 6 persen. "Kami melihat beberapa merek akan turun pada September ini, tetapi kita mulai juga melihat tanda-tanda konkret pemulihan automotif pindah ke kuartal IV/2009," kata Brand Manager Toyota di Amerika Serikat Bob Carter.
Hasil positif pada Agustus lalu tidak diikuti oleh raksasa automotif yang sedang bermasalah yakni General Motor Corp dan Chrysler LLC yang masing-masing mencatatkan penurunan 20 persen dan 15 persen. Demikian juga dengan Nissan yang penjualannya turun 3 persen dibanding tahun lalu.
Namun di China penjualan GM pada periode yang sama justru melonjak hingga 112,7 persen dibanding tahun lalu. Total selama Agustus GM berhasil menjual 152.365 unit dan bersaing ketat dengan Volkswagen.
Sedangkan di Prancis dilaporkan penjualan mobil pada Agustus lalu menguat 7 persen dan di Jerman melonjak 28 persen. Penjualan mobil di Jerman pada Agustus mencapai 275.000 unit membawa total penjualan sejak Januari menjadi 2,7 juta unit atau 565.000 unit lebih banyak dibanding delapan bulan pertama di 2008.
Sementara di Italia, pendaftaran mobil baru di negara itu naik hampir 9 persen pada bulan lalu. Membaiknya pasar automotif juga terjadi di Spanyol di mana penjualan tetap stabil setelah 16 bulan menurun. Sebelumnya, di Jepang penjualan mobil baru pada periode Agustus juga naik 2,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadikan kenaikan pertama dalam 13 bulan. (uky)