PASAR skuter matik (skutik) semakin berkembang. Dalam kurun tiga tahun terakhir, skutik tampil sebagai primadona baru. Mungkinkah motor jenis ini akan menggantikan motor bebek yang selama ini mendominasi?
Dalam kurun Januari-April 2009, pangsa pasar motor skutik terus meningkat. Pada 2007 skutik mulai menunjukkan taringnya. Kemudian pada 2008 skutik mampu meraih market share lebih besar. Diyakini pasar skutik bakal menggeser dominasi motor bebek.
"Memang ada pergeseran, mungkin skutik dianggap cocok dengan kondisi konsumen," tegas Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) Gunadi Sindhuwinata di Jakarta. Untuk motor bebek, dalam kurun tiga tahun belakangan terus mengalami koreksi.
Pada 2008 penjualan motor bebek menyusut menjadi 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 70 persen. Sementara hingga kuartal I 2009, pangsa pasar motor bebek terkoreksi menjadi 54 persen.
Kendati skuter matik bakal naik penjualannya, beberapa Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) memprediksi motor jenis bebek juga akan meningkat. Membaiknya kondisi perekonomian juga berdampak bagi konsumen dan ini membuat mereka lebih memilih produk yang murah dan irit bahan bakar.
Tahun ini porsi motor bebek terhadap total pasar diperkirakan meningkat 2 persen dari sebelumnya 63 persen menjadi 65 persen. (uky)