Sabtu, 5 Juli 2008 - 15:55 wib
Kontribusi VW Club untuk Pemanasan Global
Anton Suhartono - Okezone
Tak dipungkiri, sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang dampak pemanasan global terbesar. Untuk itu, wujud kongkret pengguna mobil untuk mengurangi dampaknya sangat diperlukan. Seperti yang dilakukan VW Club Indonesia yang melakukan penanaman pohon di Wonosobo, Jawa Tengah.
Acara bertajuk "Volks Warning Global Warming" ini, merupakan bagian dari Jambore Nasional VW Indoanesia kedua, di mana Jawa Tengah terpilih sebagai tuan rumah. Wonosobo sendiri dipilih Karena lokasinya yang tak hanya strategis, namun juga cocok untuk ditanami pohon-pohon dari berbagai jenis.
Penanaman pohon dilakukan pada Sabtu (5/7/2008) di perbukitan sebelah timur kota Wonosobo, tepatnya di Desa Sepuran dan disaksikan langsung Bupati Wonosobo, HA Cholik Arif. Lokasi yang ditanami pohon tersebut kemudian dinamakan Bukit Volkswagen.
"Kami mencoba menginformasikan kepada publik pentingnya penanaman pohon sebagai upaya mengurangi pemanasan global. Pohon-pohon tersebut merupakan khas dari daerah masing-masing," tutur Pamoedji Soetopo ketua VW Van Club Indonesia.
Mantan Kaditlantas Polda Metro Jaya 1990 yang juga akrab dipanggil Pak Muji ini menambahkan, setiap daerah setidaknya membawa 50 pohon. "Kami dari Jakarta membawa Kecapi dan Manggis yang merupakan pohon khas Jakarta," imbuh mantan perwira yang mengakhiri karir Polisinya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian ini.
Acara Jamnas VW sendiri dimulai sejak Jum'at hingga Minggu (4-6/7/2008) diikuti sekira 500 mobil VW dari berbagai jenis, baik Kombi, Safari, maupun Kodok. Peserta berdatangan dari penjuru tanah air, termasuk Bali dan Kalimantan.
Selain penamaman pohon, VW Club juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis. "Masyarakat Wonosobo sangat antusias menyambut kami. Ini merupakan sesuatu yang baru bagi mereka," kata Muji. Berdasarkan data VW Club, hingga saat ini setidaknya terdapat 54 klub VW dari berbagai jenis di seluruh Indonesia.
(ton)
Acara bertajuk "Volks Warning Global Warming" ini, merupakan bagian dari Jambore Nasional VW Indoanesia kedua, di mana Jawa Tengah terpilih sebagai tuan rumah. Wonosobo sendiri dipilih Karena lokasinya yang tak hanya strategis, namun juga cocok untuk ditanami pohon-pohon dari berbagai jenis.
Penanaman pohon dilakukan pada Sabtu (5/7/2008) di perbukitan sebelah timur kota Wonosobo, tepatnya di Desa Sepuran dan disaksikan langsung Bupati Wonosobo, HA Cholik Arif. Lokasi yang ditanami pohon tersebut kemudian dinamakan Bukit Volkswagen.
"Kami mencoba menginformasikan kepada publik pentingnya penanaman pohon sebagai upaya mengurangi pemanasan global. Pohon-pohon tersebut merupakan khas dari daerah masing-masing," tutur Pamoedji Soetopo ketua VW Van Club Indonesia.
Mantan Kaditlantas Polda Metro Jaya 1990 yang juga akrab dipanggil Pak Muji ini menambahkan, setiap daerah setidaknya membawa 50 pohon. "Kami dari Jakarta membawa Kecapi dan Manggis yang merupakan pohon khas Jakarta," imbuh mantan perwira yang mengakhiri karir Polisinya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian ini.
Acara Jamnas VW sendiri dimulai sejak Jum'at hingga Minggu (4-6/7/2008) diikuti sekira 500 mobil VW dari berbagai jenis, baik Kombi, Safari, maupun Kodok. Peserta berdatangan dari penjuru tanah air, termasuk Bali dan Kalimantan.
Selain penamaman pohon, VW Club juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis. "Masyarakat Wonosobo sangat antusias menyambut kami. Ini merupakan sesuatu yang baru bagi mereka," kata Muji. Berdasarkan data VW Club, hingga saat ini setidaknya terdapat 54 klub VW dari berbagai jenis di seluruh Indonesia.

