Jum'at, 4 Juli 2008 - 09:14 wib
Menjajal Si Mungil Subaru R1
Mengusung prestis Subaru, R1 memang diposisikan sebagai mobil versi sporty dari model R2. Kendati lebih kecil, namun harga city car dua pintu ini lebih mahal Rp10 juta dibanding saudara kembarnya.
Desain kabinnya sangat sporty dengan warna two-tone pada dasbor dan doortrim. Karena ukurannya yang sempit, ruang belakang R1 praktis hanya cukup digunakan untuk meletakkan barang bawaan. Seperti kebanyakan mesin CVT, respon tarikan R1 yang bertransmisi matic ini butuh jeda.
Begitu pedal gas diinjak, mesin akan berbunyi terlebih dulu, sebelum menghadirkan momentum laju. Mesin in-line DOHC 16-valve berteknologi active valve control system (AVCS) dan transmisi intelligent Continuously Variable Transmission (i-CVT) menjaga agar konsumsi rasio bahan bakar dibatas 22 km/liter.
Dengan kapasitas mesin 658 cc, tenaga yang terlontar pun "hanya" sekira 54 hp pada putaran 6400 rpm. Tidak besar memang, tapi cukup responsif. Ini tidak menjadi masalah saat mobil ini dijajal langsung Sindo mengitari liku-liku jalanan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, yang sepi.
Sebaliknya, sedikit membuat panik digeber melibas lalu lintas padat Sudirman-Pondok Indah Jakarta di jam-jam macet. Dalam kondisi seperti itu, dimensi panjang 3.2 meter dan lebar 1.4 meter R1, justru membuat pengendara sedikit kesulitan dalam mengukur jarak antar mobil.
Dalam hal pengendalian, teknologi Symmetrical All-Wheel Drive (AWD) yang membuat empat roda bergerak simultan, menjadikan handling terasa lebih lincah. Untuk fasilitas keamanan, R1 sudah dilengkapi SRS Airbag, Singledisc CD Stereo, ABS, kursi depan yang bisa diatur, serta velg almunium 15 inci.
(sindo//ton)
Desain kabinnya sangat sporty dengan warna two-tone pada dasbor dan doortrim. Karena ukurannya yang sempit, ruang belakang R1 praktis hanya cukup digunakan untuk meletakkan barang bawaan. Seperti kebanyakan mesin CVT, respon tarikan R1 yang bertransmisi matic ini butuh jeda.
Begitu pedal gas diinjak, mesin akan berbunyi terlebih dulu, sebelum menghadirkan momentum laju. Mesin in-line DOHC 16-valve berteknologi active valve control system (AVCS) dan transmisi intelligent Continuously Variable Transmission (i-CVT) menjaga agar konsumsi rasio bahan bakar dibatas 22 km/liter.
Dengan kapasitas mesin 658 cc, tenaga yang terlontar pun "hanya" sekira 54 hp pada putaran 6400 rpm. Tidak besar memang, tapi cukup responsif. Ini tidak menjadi masalah saat mobil ini dijajal langsung Sindo mengitari liku-liku jalanan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, yang sepi.
Sebaliknya, sedikit membuat panik digeber melibas lalu lintas padat Sudirman-Pondok Indah Jakarta di jam-jam macet. Dalam kondisi seperti itu, dimensi panjang 3.2 meter dan lebar 1.4 meter R1, justru membuat pengendara sedikit kesulitan dalam mengukur jarak antar mobil.
Dalam hal pengendalian, teknologi Symmetrical All-Wheel Drive (AWD) yang membuat empat roda bergerak simultan, menjadikan handling terasa lebih lincah. Untuk fasilitas keamanan, R1 sudah dilengkapi SRS Airbag, Singledisc CD Stereo, ABS, kursi depan yang bisa diatur, serta velg almunium 15 inci.

