Sabtu, 3 Mei 2008 - 17:11 wib
Terrano Club Indonesia, Angka 11 yang Penuh Arti
Anton Suhartono - Okezone
Touring Kawah Kamojang/TCI
Banyak orang memiliki kepercayaan bahwa angka merupakan simbol pembawa hoki atau paling tidak memiliki arti tertentu, seperti yang dianggap klub mobil Terrano Club Indonesia (TCI).
TCI merupakan klub yang awalnya dirintis lewat komunitas dunia maya. Mulai komunikasi di mailing list (milis) hingga tercetus keinginan dari sebagian anggotanya untuk membuat acara touring. Saat itu wilayah pegunungan di Sukabumi menjadi incaran. Perjalanan menyusuri lereng pegunungan dan pedesaan menuju Pelabuhan Ratu. Dari sana, perjalanan dilanjutkan ke daerah Cisaat. Maklum apabila pegunungan menjadi lokasi pavorit, ini sesuai dengan jenisnya mobil SUV yang dikenal andal di medan pegunungan bahkan semi off road.
Ketika itu acara dilangsungkan tanggal 10 hingga 11 April 2004 dengan peserta sebanyak 11 pemilik mobil. Tanpa direncanakan sebelumnya, mereka resmi mendirikan TCI yang kebetulan resmi didirikan pada pukul 11 siang.
TCI sendiri didefinisikan sebagai sarana silaturahmi, persahabatan, serta persaudaraan. Tidak harus pemilik, Terrano Club Indonesia juga terbuka untuk semua pemakain maupun penggemar Nissan Terrano di seluruh Indonesia. Saat ini, chapter TCI sudah tersebar di Bandung, Jogja, Solo, Semarang, Surabaya Bengkulu, dan Riau.
Penasihat TCI, Amrih Sahri mengatakan walau produsen kendaraan sudah menghentikan produksi Terrano sejak 2006, jumlah anggotanya di seluruh Indonesia justru meningkat dan saat ini sudah mencapai 250 pemilik mobil Terrano dari berbagai tipe dan tahun. Sebagian besar atau sebanyak 180 pemilik berada di wilayah Jabodetabek.
Selama 2008 ini, TCI sudah mempersiapkan serangkaian kegiatan. Kopi darat biasa dilakukan setiap hari Minggu pada minggu pertama setiap bulan mengambil tempat di parkir Irti Monas. Berbagai kegiatan touring pun juga sudah dan akan dilakukan. Akhir Maret lalu, TCI mengadakan touring ke Pati, Jawa Tengah. Dalam waktu dekat ini, TCI akan kembali menjajal medan perbukitan di Lido Sukabumi. Seperti klub automotif lainnya, acara sosial pun turut mewarnai rangkaian kegiatan TCI. Awal Januari lalu, TCI membagikan bantuan untuk korban bencana banjir di Jawa Tengah dan Timur. Kegiatan donor darah juga kerap dilaksanakan klub yang saat ini dipimpin Ricky Rewono Tendy ini.
Selain TCI di Jakarta juga ada 2 klub Terrano lain, yaitu Jakarta Nissan Terrano Club dan Terrano Owners Club. Amrih berkomentar, meski berbeda dalam bendera organiasi, klub tetap mengedepankan kebersamaan, karena sebesarnya itulah alasan inti mengapa orang berkumpul dalam komunitas.
(ton)
TCI merupakan klub yang awalnya dirintis lewat komunitas dunia maya. Mulai komunikasi di mailing list (milis) hingga tercetus keinginan dari sebagian anggotanya untuk membuat acara touring. Saat itu wilayah pegunungan di Sukabumi menjadi incaran. Perjalanan menyusuri lereng pegunungan dan pedesaan menuju Pelabuhan Ratu. Dari sana, perjalanan dilanjutkan ke daerah Cisaat. Maklum apabila pegunungan menjadi lokasi pavorit, ini sesuai dengan jenisnya mobil SUV yang dikenal andal di medan pegunungan bahkan semi off road.
Ketika itu acara dilangsungkan tanggal 10 hingga 11 April 2004 dengan peserta sebanyak 11 pemilik mobil. Tanpa direncanakan sebelumnya, mereka resmi mendirikan TCI yang kebetulan resmi didirikan pada pukul 11 siang.
TCI sendiri didefinisikan sebagai sarana silaturahmi, persahabatan, serta persaudaraan. Tidak harus pemilik, Terrano Club Indonesia juga terbuka untuk semua pemakain maupun penggemar Nissan Terrano di seluruh Indonesia. Saat ini, chapter TCI sudah tersebar di Bandung, Jogja, Solo, Semarang, Surabaya Bengkulu, dan Riau.
Penasihat TCI, Amrih Sahri mengatakan walau produsen kendaraan sudah menghentikan produksi Terrano sejak 2006, jumlah anggotanya di seluruh Indonesia justru meningkat dan saat ini sudah mencapai 250 pemilik mobil Terrano dari berbagai tipe dan tahun. Sebagian besar atau sebanyak 180 pemilik berada di wilayah Jabodetabek.
Selama 2008 ini, TCI sudah mempersiapkan serangkaian kegiatan. Kopi darat biasa dilakukan setiap hari Minggu pada minggu pertama setiap bulan mengambil tempat di parkir Irti Monas. Berbagai kegiatan touring pun juga sudah dan akan dilakukan. Akhir Maret lalu, TCI mengadakan touring ke Pati, Jawa Tengah. Dalam waktu dekat ini, TCI akan kembali menjajal medan perbukitan di Lido Sukabumi. Seperti klub automotif lainnya, acara sosial pun turut mewarnai rangkaian kegiatan TCI. Awal Januari lalu, TCI membagikan bantuan untuk korban bencana banjir di Jawa Tengah dan Timur. Kegiatan donor darah juga kerap dilaksanakan klub yang saat ini dipimpin Ricky Rewono Tendy ini.
Selain TCI di Jakarta juga ada 2 klub Terrano lain, yaitu Jakarta Nissan Terrano Club dan Terrano Owners Club. Amrih berkomentar, meski berbeda dalam bendera organiasi, klub tetap mengedepankan kebersamaan, karena sebesarnya itulah alasan inti mengapa orang berkumpul dalam komunitas.

