Mobil


Mitsubishi Gandeng Niaga Finance Siapkan Rp1,5 T

Kamis, 29 November 2007 - 18:00 wib
text TEXT SIZE :  
Share

BANDUNG-Menyongsong pasar automotif nasional tahun 2008, PT Mahligai Putri Berlian (MPB), main dealer Mitsubishi mengandeng Niaga Finance (NF) guna menggenjot target penjualan kredit kepemilikan kendaraan sebesar 71.500 unit.

PT Saseka Gelora Finance (SGF), anak perusahaan Bank Niaga TB yang membawahi NF tahun depan telah menyiapkan kucuran dana untuk kredit kendaraan bekas dan baru sebesar Rp1,5 triliun dan 10 persen atau Rp150 miliar dialokasikan untuk pasar Jawa Barat.

Komisaris Utama PT MPB, Dedi Tedja mengatakan, mengacu sistem kinerja positif yang dilakukan Gaikindo (gabungan industri kendaraan bermotor Indonesia) sepanjang 2007, pihaknya yakin pasar nasional automotif 2008 akan lebih baik meski dibayang-bayangi kenaikan harga mentah minyak dunia.

"Data dari Gaikindo, total penjualan mobil tahun ini diperkirakan mencapai 400.000 unit atau melebihi target 380.000 unit. Sedang penjualan kendaraan Mitsubishi truk ringan sampai akhir Oktober kemarin sudah melebihi dari target awal, yakni 65.000 unit dan sebagian besar jenis truk ringan," ujarnya usai melakukan MoU dengan pihak Niaga Finance di Bandung Milk Center (BMC), Kamis (29/11/2007).

Dengan bekerjasama dengan NF melalui program Niaga Kredit Mobil (NKM), kata dia, tahun depan Mitsubishi menaikan target penjualan sekira 10 persen atau 71.500.

"Sudah saatnya Mitsubishi bekerja sama dengan lembaga keuangan perbankan seperti Bank Niaga yang mem-backup NF. Selama ini porsi jasa pelayanan kredit kepemilikan kendaraan banyak diambil perusahan leasing," paparnya.

Dedi menerangkan, marketshare penjualan Mishubishi untuk light truck terhadap pasar nasional naik 83 persen dari tahun sebelumnya, 63 persen. Pangsa pasar Jawa Barat dengan rata-rata penjualan 400 unit per bulan, pada tahun 2008 optimistis bisa lebih baik melalui program NKM meski dibawah pengaruh harga minyak dunia.

"Tahun depan NF mengalokasikan kredit NKM untuk Mistsubishi sebesar Rp100 miliar. Jumlah ini bisa bertambah tergantung perkembangan pasar secara nasional," ujar Dedi.

Pada kesempatan yang sama, President Director Niaga Finance, Budi Wasito menjelaskan, program NKM melalui Niaga Finance resmi digulirkan Bank Niaga pada 18 September lalu. Sampai akhir Oktober, total kredit yang dikucurkan sebesar Rp30 miliar.

"Kami menargetkan, kucuran kredit bisa mencapai Rp120 miliar atau lebih. Namun secara nasional anggaran dana yang disiapkan Rp1,5 triliun," kata dia.

Budi menjelaskan, program NKM untuk mobil bekas dan baru melalui NF ini menawarkan bunga rendah 5,25 persen per tahun (mobil baru) dan 6,78 persen per tahun (mobil bekas). Selain itu proses sejak aplikasi hingga persetujuan dijamin cepat. Pagi aplikasi masuk petang hari sudah ada keputusan.

"Suku bunga yang rendah memang untuk konsumen dan bukan pihak jasa finance. Harga mobil bisa lebih murah dan keuntungan leasing bisa dipatok karena Bank Niaga sebagai funding dana program NKM," kata dia.

Budi juga optimistis, pasar automotif tahun depan tetap baik setelah melihat perkembangan pasar sepanjang tahun ini. Bahkan sejak dua lalu pertumbuhan pasar kendaraan roda empat terus naik. Tahun 2006, total penjualan mobil 318.000 unit, dan target awal tahun 2007 sebanyak 380.000 unit, per Okober sudah terlampui.

"Sejak program NKM dari NF diresmikan September lalu, proses penjualan mobil baru sebesar 70 persen, sisanya adalah mobil bekas. Sedang kriteria mobil bekas di atas tahun 2000," kata dia.

(Robby Sanjaya/Sindo/mbs)
Share